5 Akibat Dehidrasi Pada Tubuh yang Harus Dihindari

  • Whatsapp
5-Akibat-Dehidrasi-Pada-Tubuh-yang-Harus-Dihindari
Foto dari Canva Pro

Kekurangan cairan pada tubuh atau dehidrasi tidak boleh diremehkan. Kondisi ini dapat menjadi berbahaya apabila tidak ditangani. Minum merupakan penanganan pertama pada dehidrasi yang masih tergolong ringan. Untuk segera mendapat cairan tubuh kembali, Anda juga dapat mengonsumsi minuman isotonic seperti Pocari Sweat.

Dehidrasi dapat digolongkan menjadi tiga tahap. Pertama, dehidrasi ringan yang dapat terjadi saat seseorang berada di ruangan atau cuaca panas. Kemudian, ada dehidrasi sedang yang dapat terjadi apabila seseorang sedang berolahraga atau melakukan aktivitas fisik dan lupa minum. Salah satu gejalanya adalah urine berwarna keruh. Dehidrasi selanjutnya adalah dehidrasi berat yang dapat menyebabkan pingsan.

Akibat Dehidrasi

Di bawah ini adalah beberapa akibat dehidrasi mulai dari ringan hingga berat yang sebaiknya Anda waspadai:

1. Emosi Terganggu

Dehidrasi mulai dari yang paling ringan dapat mengganggu emosi Anda. Keadaan ini memicu Anda lebih sensitif dan juga mudah marah. Selain itu, dehidrasi juga membuat sebagian orang merasa bingung dan linglung. Dehidrasi juga dapat mengganggu konsentrasi berpikir, tidak fokus, dan kesulitan saat tidur. Pada tahap yang lebih parah, dehidrasi juga dapat memicu depresi.

Saat merasakan perubahan emosi atau suasana hati, Anda sebaiknya segera perbanyak minum agar cairan tubuh tetap seimbang. Dengan demikian, oksigen di dalam tubuh dapat tersalurkan dengan baik ke dalam otak.

2. Badan Lemas

Dehidrasi ringan dan sedang akan menyebabkan badan lemas. Jika tidak kuat, Anda dapat pingsan apabila cairan tubuh sudah berkurang sekitar 4%. Saat badan lemas, tentu Anda tidak dapat melakukan aktifitas fisik sehingga kegiatan akan terganggu.

Ketika badan lemas karena dehidrasi, kepala juga dapat menjadi sakit atau mengalami pusing. Jika sudah mengalami gejala-gejala tersebut, minumlah banyak air terutama minuman yang mengandung isotonik seperti Pocari Sweat, agar badan kembali segar. Setelah itu, Anda sebaiknya minum air putih lebih sering agar terhindar dari dehidrasi.

Hindarilah minuman beralkohol karena akan lebih membuat Anda semakin haus. Selain itu, Anda sebaiknya juga menghindari minuman mengandung kafein saat merasa haus.

3. Mengganggu Fungsi Pencernaan

Dehidrasi yang sudah terlanjur berat dapat menyebabkan penyakit yang lebih serius. Salah satunya adalah gangguan fungsi pencernaan. Tubuh yang mengalami dehidrasi akan menyerap berbagai cairan yang tersisa di dalam tubuh, salah satunya adalah cairan dari organ pencernaan.

Cairan dari usus akan diserap tubuh sehingga Anda dapat terkena gangguan pencernaan seperti maag, merasa mual dan muntah, serta tidak dapat menelan makanan.

4. Menyebabkan Sakit Ginjal

Cairan berfungsi untuk media yang dapat membuat limbah atau racun di dalam tubuh. Limbah dan racun disaring pada ginjal. Ketika Anda kekurangan cairan karena jarang minum, Anda mungkin tidak menyadari bahwa sudah terkena dehidrasi. Salah satu cirinya adalah jarang buang air kecil.

Karena limbah dan racun masih tertampung di ginjal, maka ginjal dapat luka. Selain itu, karena kekurangan air, Anda juga terancam memiliki batu ginjal. Oleh karena itu, rajinlah mengonsumsi air agar dapat memperlancar fungsi ginjal.

5. Memicu Syok Hipovolemik

Kekurangan cairan yang berat dapat memicu syok pada tubuh, disebut dengan syok hipovolemik. Pada saat seseorang mengalami hal ini, jantung akan susah untuk memompa darah yang menyalurkan oksigen ke tubuh.

Saat tubuh mengalami syok hipovolemik, suhu tubuh akan menurun begitu pula dengan tekanan darah. Anda akan merasa berdebar dengan denyut nadi cepat. Tetapi, tubuh Anda akan terasa sangat lemas.

Dehidrasi dapat sangat berbahaya bagi tubuh. Pada tahap yang parah, pengobatan dehidrasi dapat dilakukan di rumah sakit dengan menggunakan infus untuk menambah cairan ke tubuh. Untuk menghindari dehidrasi dari aktivitas sehari-hari, Anda dapat mengonsumsi air putih dan minuman isotonic seperti Pocari Sweat.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *